TUGAS MANDIRI 9

      Nama : Abdul Bais Nadin

 Nim : 41122010084

 Mata Kuliah : Kreasi Bahasa Indonesia

 A06

TUGAS MANDIRI 09

10 POIN PENTING

1.Penelitian merupakan fondasi utama pengembangan ilmu pengetahuan dan dasar lahirnya kebijakan serta inovasi teknologi.

2.Penelitian ilmiah bukan sekadar tugas akhir, melainkan proses sistematis untuk menghasilkan pengetahuan yang valid dan bermanfaat.

3.Tujuan utama penelitian akademik meliputi pengembangan ilmu, pemecahan masalah, dan kontribusi solusi bagi persoalan nyata.

4.Kegiatan ilmiah harus memenuhi prinsip objektif, sistematis, empiris, dan replikatif.

5.Etika akademik menjadi garis merah penelitian, dengan kejujuran dan integritas sebagai prinsip utama.

6.Plagiarisme merupakan pelanggaran serius yang merusak integritas keilmuan dan harus dihindari melalui kutipan yang benar.

7.Penelitian dapat dilakukan dengan pendekatan kualitatif, kuantitatif, atau metode campuran sesuai tujuan riset.

8.Pemahaman hubungan variabel independen (X) dan dependen (Y) menjadi kunci dalam perumusan hipotesis penelitian kuantitatif.

9.Penentuan topik riset harus didasarkan pada identifikasi research gap melalui kajian pustaka yang sistematis.

10.Topik penelitian yang spesifik, etis, dan relevan akan menghasilkan kontribusi ilmiah yang bermakna dan berdampak luas.


PERTANYAAN PEMANTIK

1. Mengapa pemilihan topik penelitian menjadi fondasi penting dalam keseluruhan proses penelitian ilmiah?

Pemilihan topik penelitian menjadi fondasi utama karena topik menentukan arah, fokus, metode, serta kedalaman analisis penelitian. Topik yang tepat akan memudahkan peneliti dalam merumuskan masalah, menentukan variabel, mengumpulkan data, dan menghasilkan temuan yang relevan serta bermakna secara ilmiah.

2. Apa saja unsur dasar penelitian yang harus dipahami sebelum menentukan arah topik penelitian?

Unsur dasar yang perlu dipahami meliputi tujuan penelitian, rumusan masalah, metode penelitian, variabel atau fokus kajian, ketersediaan data, serta landasan teori. Pemahaman unsur ini membantu peneliti memilih topik yang realistis dan sesuai dengan kaidah ilmiah.

3. Bagaimana strategi yang efektif dalam membatasi topik agar tidak terlalu luas namun tetap bermakna?

Strategi efektif meliputi pembatasan pada aspek tertentu seperti lokasi, waktu, subjek penelitian, variabel, atau metode. Selain itu, peneliti perlu melakukan kajian pustaka untuk memastikan topik difokuskan pada research gap yang spesifik namun tetap relevan secara akademik.

4. Apa yang membuat suatu topik layak untuk diteliti dan bagaimana relevansi topik terhadap disiplin ilmu dapat ditentukan?

Topik layak diteliti apabila memiliki kontribusi ilmiah, relevan dengan disiplin ilmu, didukung teori yang memadai, serta memiliki data yang dapat diakses. Relevansi ditentukan melalui kajian literatur dan kesesuaiannya dengan perkembangan keilmuan serta kebutuhan praktis di bidang terkait.

5. Sejauh mana minat pribadi, ketersediaan data, dan urgensi sosial memengaruhi keputusan akhir dalam memilih topik?

Ketiga faktor tersebut sangat berpengaruh. Minat pribadi menjaga motivasi peneliti, ketersediaan data menentukan kelayakan penelitian, dan urgensi sosial memastikan hasil penelitian memiliki nilai guna. Keseimbangan ketiganya menghasilkan topik yang kuat secara akademik dan aplikatif.

PERTANYAAN REFLEKTIF

1. Pernahkah Anda merasa bingung dalam memilih topik penelitian? Apa penyebab utamanya, dan bagaimana Anda mengatasinya?

= Ya, kebingungan sering muncul akibat banyaknya pilihan topik dan keterbatasan pemahaman awal. Hal ini diatasi dengan memperbanyak membaca jurnal, berdiskusi dengan dosen pembimbing, serta mempersempit fokus penelitian berdasarkan kemampuan dan sumber data yang tersedia.

2. Topik seperti apa yang paling sesuai dengan minat akademik Anda? Sudahkah Anda mempertimbangkan topik itu untuk penelitian Anda ke depan

Topik yang sesuai adalah yang berkaitan langsung dengan bidang studi dan permasalahan aktual. Topik tersebut telah dipertimbangkan untuk penelitian ke depan karena relevan dengan kompetensi akademik dan memiliki peluang kontribusi ilmiah.

3. Menurut Anda, lebih penting mana antara memilih topik yang sedang tren atau topik yang sesuai dengan nilai dan visi pribadi Anda? Mengapa?

Topik yang sesuai dengan nilai dan visi pribadi lebih penting karena menjamin konsistensi, kedalaman analisis, dan komitmen jangka panjang. Topik tren tetap bernilai jika selaras dengan minat dan tujuan akademik peneliti.

4. Seberapa besar pengaruh dosen pembimbing, teman sebaya, dan sumber literatur dalam proses pemilihan topik Anda selama ini?

Pengaruhnya sangat besar. Dosen pembimbing membantu mengarahkan fokus penelitian, teman sebaya memberi perspektif alternatif, dan literatur menjadi dasar utama dalam menilai kebaruan serta kelayakan topik.

5. Setelah memahami konsep dan strategi pemilihan topik, apa perubahan pendekatan yang akan Anda lakukan dalam penelitian selanjutnya?

Pendekatan yang akan dilakukan adalah memulai dari kajian pustaka secara sistematis, lebih peka terhadap research gap, serta mempertimbangkan aspek etika dan kontribusi ilmiah sejak tahap awal perencanaan penelitian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS TERSTRUKTUR 01

TUGAS MANDIRI 05

TUGAS MANDIRI 03