Tugas Mandiri 11

      Nama : Abdul Bais Nadin

 Nim : 41122010084

 Mata Kuliah : Kreasi Bahasa Indonesia

 A06

TUGAS MANDIRI 11

10 POIN PENTING

1.Metodologi penelitian merupakan fondasi utama aktivitas ilmiah yang menjamin proses penelitian berjalan sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.

2.Metodologi tidak hanya mencakup teknik penelitian, tetapi juga cara berpikir logis dan kemampuan komunikasi akademik peneliti.

3.Metodologi penelitian membimbing peneliti dari perumusan masalah hingga penarikan kesimpulan secara terarah.

4.Metodologi berbeda dengan metode; metodologi membahas alasan dan kerangka pemilihan metode penelitian.

5.Fungsi utama metodologi adalah menjamin validitas, reliabilitas, dan objektivitas hasil penelitian.

6.Pendekatan penelitian terdiri atas kuantitatif, kualitatif, dan metode campuran sesuai tujuan dan karakteristik masalah.

7.Penentuan populasi, sampel, dan teknik sampling sangat menentukan validitas eksternal penelitian.

8.Instrumen penelitian wajib diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan untuk pengumpulan data.

9.Struktur proposal penelitian meliputi latar belakang, rumusan masalah, tujuan, tinjauan pustaka, dan metodologi yang saling konsisten.

10.Penguasaan metodologi dan penulisan proposal yang baik menjadikan mahasiswa peneliti yang kredibel dan berintegritas ilmiah.


PERTANYAAN PEMANTIK

1. Relevansi Sosial: Di lingkungan kampus atau masyarakat sekitar Anda, isu sosial/lingkungan apa yang paling mendesak dan terasa dampaknya saat ini, namun belum mendapatkan solusi atau perhatian akademis yang memadai?

Di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar, isu yang paling mendesak adalah rendahnya kesadaran pengelolaan lingkungan dan perilaku berkelanjutan, seperti pengelolaan sampah, penggunaan plastik sekali pakai, serta minimnya literasi lingkungan. Dampaknya terasa langsung terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan, namun perhatian akademik masih terbatas pada kajian normatif dan belum banyak menyentuh solusi implementatif berbasis kondisi lokal.

2. Jembatan Teori & Realitas: Jika Anda meninjau mata kuliah yang pernah Anda ambil, konsep atau teori apa yang paling relevan yang dapat Anda gunakan sebagai "kacamata" untuk menganalisis dan memahami persoalan nyata yang Anda temukan di lapangan?

Konsep dan teori yang relevan sebagai “kacamata” analisis adalah teori perilaku sosial dan perubahan perilaku (behavioral change) serta teori partisipasi masyarakat. Teori ini membantu menjelaskan kesenjangan antara pengetahuan dan praktik di lapangan, serta mengidentifikasi faktor sosial, budaya, dan institusional yang memengaruhi perilaku individu dan kelompok.

3. Keterbatasan Data Awal: Seberapa jauh Anda dapat menyusun proposal penelitian yang kredibel hanya dengan data awal (observasi dan wawancara singkat)? Jenis data awal seperti apa yang paling krusial untuk membuktikan urgensi masalah Anda?

Proposal penelitian masih dapat disusun secara kredibel dengan data awal berupa observasi lapangan dan wawancara singkat sebagai bukti empiris awal. Data awal yang paling krusial adalah gambaran kondisi aktual, persepsi pemangku kepentingan, dan indikasi dampak masalah. Data ini berfungsi menunjukkan urgensi penelitian sekaligus menjadi dasar perumusan masalah dan desain metodologi lanjutan.

4. Kontribusi Unik: Mengingat banyak penelitian telah dilakukan, apa yang akan menjadi nilai tambah (novelty) dari proposal dan artikel yang akan Anda buat, sehingga karya Anda layak untuk dipublikasikan atau diimplementasikan?

Nilai tambah penelitian terletak pada konteks lokal, pendekatan interdisipliner, dan rekomendasi aplikatif. Meskipun topik serupa telah diteliti, kebaruan dapat muncul dari pemilihan lokasi, subjek penelitian, integrasi teori yang berbeda, atau penggunaan metode yang lebih kontekstual sehingga hasil penelitian layak dipublikasikan dan diimplementasikan.

5. Batasan Etika: Dalam melakukan kajian lapangan atau proyek sosial, dilema etika seperti apa yang paling mungkin Anda hadapi (misalnya, kerahasiaan subjek, bias peneliti, izin lokasi), dan bagaimana Anda merencanakan mitigasinya?

Dilema etika yang mungkin dihadapi meliputi kerahasiaan data responden, potensi bias peneliti, dan perizinan lokasi penelitian. Mitigasi dilakukan dengan menerapkan informed consent, menjaga anonimitas data, bersikap netral dalam pengumpulan dan analisis data, serta memastikan seluruh prosedur penelitian sesuai dengan kaidah etika akademik.


PERTANYAAN REFLEKTIF

1. Tantangan dan Adaptasi: Jelaskan tantangan terbesar yang dihadapi kelompok Anda selama proses identifikasi masalah hingga perumusan metode penelitian dalam proposal. Bagaimana tim Anda beradaptasi (berubah strategi) untuk mengatasi tantangan tersebut?

Tantangan terbesar adalah menyelaraskan idealisme penelitian dengan keterbatasan data dan waktu. Adaptasi dilakukan dengan mempersempit ruang lingkup penelitian, menyederhanakan variabel, serta menyesuaikan metode agar tetap relevan namun realistis untuk dilaksanakan dalam konteks proyek.

2. Peran Teori vs. Realita: Sejauh mana data dan temuan awal yang Anda peroleh di lapangan (atau dari kajian literatur) mendukung atau justru membantah asumsi teoritis awal yang Anda gunakan? Berikan contoh spesifik dari artikel akademik Anda.

Data dan temuan awal sebagian mendukung asumsi teoritis, namun juga menunjukkan adanya dinamika lapangan yang tidak sepenuhnya dijelaskan oleh teori. Hal ini menegaskan pentingnya fleksibilitas peneliti dalam menyesuaikan kerangka teori agar lebih kontekstual dan empiris.

3. Proses Kolaborasi: Refleksikan peran Anda dan dinamika kelompok selama proyek PjBL ini. Apa kontribusi spesifik Anda yang paling signifikan, dan pelajaran apa yang Anda petik tentang teamwork dalam konteks proyek akademik yang kompleks?

Dalam proyek PjBL, kolaborasi tim berperan penting dalam pembagian tugas dan pengambilan keputusan. Kontribusi paling signifikan adalah pada perumusan masalah dan penyusunan metodologi, sementara pelajaran utama yang diperoleh adalah pentingnya komunikasi, toleransi perbedaan pendapat, dan tanggung jawab kolektif dalam proyek akademik yang kompleks.

4. Keterampilan Akademik: Dari seluruh rangkaian tugas (identifikasi masalah, perancangan proposal, penyusunan artikel), keterampilan akademik manakah yang menurut Anda paling berkembang (misalnya, berpikir kritis, menulis ilmiah, mencari sumber terpercaya), dan bagaimana Anda dapat menerapkannya di masa depan?

Keterampilan yang paling berkembang adalah berpikir kritis, penelusuran literatur ilmiah, dan penulisan akademik. Keterampilan ini akan diterapkan di masa depan dalam penyusunan skripsi, publikasi ilmiah, maupun analisis masalah profesional berbasis data dan teori.

5. Potensi Dampak: Jika proposal penelitian Anda benar-benar dilanjutkan dan artikel Anda dipublikasikan, jelaskan secara spesifik satu dampak nyata yang Anda harapkan dapat terjadi (baik di lingkungan akademik, komunitas, atau sebagai solusi praktis) akibat adanya karya Anda.

Jika proposal dan artikel penelitian dilanjutkan dan dipublikasikan, dampak nyata yang diharapkan adalah tersedianya rekomendasi kebijakan atau model solusi praktis yang dapat diterapkan di lingkungan kampus atau masyarakat. Selain itu, penelitian ini diharapkan menjadi rujukan awal bagi penelitian lanjutan yang lebih mendalam dan berdampak luas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS TERSTRUKTUR 01

TUGAS MANDIRI 05

TUGAS MANDIRI 03